syukuri ya sayang …

semua manusia pasti pernah ngeluh… entah itu karena kesal, lelah, bosan atau yang diharapkan belum terwujud. atau malahan tiap saat mengeluh?
semoga saja tidak seperti itu ^_^

kenapa? karena hidup itu indah :) syukuri apa yang ada, apa yang kita punya, apa yang kita dapat/terima… jangan merasa ga punya apa2 deh.hehe

ada banyak orang bilang “lihatlah yang dibawah kita, jangan melihat ke atas”. mungkin yang dimaksud adalah melihat bagaimana orang2 yang lebih kekukrangan daripada kita. jadi kurang /tidak pantas bila kita yang lebih dri mereka selalu mengeluh.

tapi sepertinya itu susah.. ya memang susah bila kita tak ikhlas :) kata2 sabar juga tak cukup sekedar kata2 saja. menurutku, sabar adalah menerima atau bertahan pada kondisi yang sebenarnya kita tidak suka, atau tidak kita harapkan. setiap orang pasti pernah mengalaminya, bertindak sabar. atau bahkan seorang yang penyabar (selalu bersabar)

setiap hal yang kita lakukan, baik itu buruk atau indah, pasti adalah jalan kehidupan. kesalahan atau kegagalan adalah saat dimana kita dapat belajar, untuk lebih baik lagi, untuk berusaha lagi, untuk berjuang lagi, bersabar lagi, dan selalu mencoba menerima apa yang ada saat ini.

syukuri apa yang ada saat ini, terus berusaha untuk mencapai yang lebih baik, yang lebih indah dari saat ini ^^ ?with L?ve(sasy)?

Siapa Sangka ?

Memang rahasia Alloh ga ada yang tau. Berbaik sangka kepada Alloh memang bisa membuat hati kita selalu tenang, dan InsyaAlloh bahagia sepanjang masa hingga senyum selalu ada dalam hari-hari kita. Walaupun itu tidak mungkin bagi kita yang terkadang selalu bersedih pada hal-hal yang tidak penting atau bahkan sepele. Ingin hati merasa senyum, tapi malah cemberut.

Manusia (saya) selalu mempunyai impian, harapan atau cita-cita yang tinggi (muluk-muluk). Terkadang usaha untuk mewujudkannya bisa dibilang kurang atau bahkan nihil, tanpa kerja keras. Sebuah impian yang ga akan terwujud bila kita cuma menghayal aja.

Seperti sebuah cerita keluarga, sinetron atau sekedar FTV (Film TeleVisi) cerita tentang keluargaku mungkin cerita klasik yang bahkan setiap keluarga di dunia ini sebagian besar mengalaminya. Pasang surut rejeki, tangis atau senyum, berbunga2 atau bahkan merasa menderita itu seperti alunan barisan yang sedang menuju ke arah yang indah. Barisan cerita yang dalam perjalanannya bisa menemui berbagai kerikil, hujan, panas, angin bahkan badai.

Februari tanggal 8 Tahun 2007 (ga lupa) keluargaku pindah ke sebuah perumahan di Purwokerto. Rumah asalku dulu dijual karena usaha ayahku bangkrut, bahkan hutang2 nya belum terbayar semua. Berbagai usaha dilakukan ayah ibuku untuk memenuhi kebutuhan, memulai usaha kembali, menyambung hidup dan membiayaiku kuliah. Tangisan sedih mereka selalu aku lihat setiap malam. Seringkali aku menemani ibuku untuk wudhu pada tiap tengah malam, untuk shalat sunah Tahajud. Karena itu terkadang aku ikut melakukannya pula (bisa karena biasa).

Ibuku sampai bekerja di luar negeri sebagai TKI untuk membantu ayahku melunasi hutang. Walaupun tidak semuanya terbayar setelah kepulanggannya, tapi rasa bahagia berkumpul kembali itu dirasa cukup untuk segalanya.

Pada keputusan keluarga untuk menjual rumah kembali karena ibuku ingin kembali ke asal daerahnya berkumpul bersama sanak saudara yang lain, akhirnya laku lah rumahku , Alhamdulillah Ya Rabb.
Awalnya keniatan keluarga kami untuk pindah ke daerah asal ialah mencari tanah untuk dibangun rumah sederhana. Sering pula kami tanya ke tetangga tentang lahan kosong, bersama-sama merencanakan rumah masa depan kami. Tapi Alloh ternyata berkata (berkehendak) lain. Yang tanpa kita sadari atau pikirkan sebelumnya akan seperti ini.

Rumah yang dulunya rumah mbah (orang tua ibuku) yang akhirnya dibeli oleh Pakdhe ku (kakak ibuku) ternyata dijual. Sehingga keinginan menjual rumah kami semakin besar dan rencana mencari lahan untuk dibangun rumah diurungkan.

Terjuallah rumahku dan akhirnya membayar rumah Pakdhe ku. Siapa sih yang nyangka bakalan balik ke rumah asal? Firasat (mimpi) ibuku ternyata terjadi. Sebelumnya memang ibuku bermimpi ada yang bilang “Nek umahe rep di dol mbok balik ming asal?” (Kalau rumah dijual, mau kembali ke asal kan?”

Siapa Sangka kita akan kembali ke tanah kelahiran (kampung) kita?

Inginku Menjadi Istri Idamanmu

Tulisan ini kurang lebih saya ambil dari MediaMuslim.Info mengenai artikel Februari 12,2007 berjudul “AKHLAQ & AQIDAH ISTRI IDAMAN”.
Tulisan ini hanya ingin menyampaikan dan sedikit berbagi saja. Dan sebagai pengingat dan proses belajar terutama untuk saya sendiri.

Seorang isteri idaman harus memahami arti pentingnya aqidah islamiyah yang shahihah. Isteri idaman adalah sosok yang selalu bersemangat dalam menuntut ilmu agama.
Seorang istri yang aqidahnya benar akan tercermin dalam tingkah lakunya misalnya :
1. Dia hanya bersahabat dengan wanita yang baik.
2. Dia bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Rabbnya.
3. Bisa menjadi contoh bagi wanita lainnya.

AKHLAK ISTRI IDAMAN.
1. Berusaha berpegang teguh kepada akhlak islami yaitu ceria, pemalu ,sabar, lembut tutur katanya dan selalu jujur.
2. Tidak banyak bicara, tidak suka merusak wanita lain, tidak suka ghibah (menggunjing) dan namimah (adu domba).
3. Selalu berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan istri suaminya yang lain (madunya) jika suaminya mempunyai istri lebih dari satu.
4. Tidak menceritakan rahasia rumah tangga. Sebagaimana sabda Rasulullah “Sesungguhnya di antara orang yang terburuk kedudukannya disisi Allah pada hari kiamat yaitu laki-laki yang mencumbui istrinya dan istri mencumbui suaminya kemudian ia sebar luaskan rahasianya”. (HR. Muslim)

Subahanalloh, bisakah saya seperti itu?

Curug Cipendok Beraksi

Satu lagi tempat yang baru aku kunjungi setelah lama ga refreshing. Padahal udah lama ingin melihat indahnya tempat ini. Awalnya saya mendapat pesan singkat (sms) dari teman saya, mba Atie namanya. Dia mengajak saya main ke Curug Cipendok. Sebelumnya saya belum pernah ke tempat ini. Karena rasa penasaran saya, saya ikut.

Bersama dua teman lainnya kami menuju curug yang ada di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas ini dengan berboncengan sepeda motor. Hawa disekitar jalan menuju curug ini sangat sejuk dan melewati perkebunan. Pemandangan sungguh hijau dan indah, sungguh menyegarkan mata kami. Lokasi air terjun (curug) ini mudah untuk dicapai. Jalan menuju lokasi juga sudah diaspal semua. Sampai di lokasi parkir, saat turun dari sepeda motor sungguh semua terlihat indah pemandangannya.

Di jalan menuju lokasi banyak dijajagan berbagai makanan seperti snack, air minum, mendoan atau susu murni yang bisa ditemukan dirumah rumah penduduk.

Sampai pula di curug ini dengan perasaan puas. Benar benar indah, besar air terjunnya.. dan satu kalimat yang saya ucap adalah ” Subahanalloh…” benar benar lukisan nyata dari Alloh Yang Maha Pencipta.
Sungguh indah karyaNya . . .menakjubkan.

Informasi yang perlu teman-teman tahu apabila ingin berkunjung ke curug ini adalah membawa payung, jas hujan atau minimal pakaian ganti. Kenapa demikian ?
Ini karena Curug Cipendok merupakan air terjun yang mempunyai ketinggian kira2 100 meter sehingga titik-titik air membasahi sekitarnya. Curug cipendok terlihat benar-benar alami dan indah.

Apabila teman-teman ingin mengabadikannya, bawalah kamera atau handycam supaya kenangan anda bermain2 disini dapat dilihat saat anda kembali.

Air yang mengalir kearah sungai terasa sejuk dan dingin. Anda dapat memuaskan diri dengan mandi di sungai bawah air terjun. Yang penting anda selalu berhati-hati.

Saat saya menikmati air sungai disana, sungguh kesejukan tidak hanya di kaki dan tangan sya, tetapi seperti membawa kesejukan di hati saya pula. Sehingga tepat dikatakan sebagai pelepas penat saya.

Setelah dari air terjun ini, di sekitarnya terdapat Telaga Pucung yang ternyata disana terdapat beberapa bangunan yang memang dibangun sebagai Kampung Panginyongan. Namun sayangnya beberapa bangunan ini tidak dihuni oleh masyarakat setempat. Mungkin hanya dibagun sebagai tempat wisata saja. Namun apabila dibiarkan begitu saja tanpa dihuni malah bisa cepat rapuh.

Telaga yang disana juga terlihat indah, namun seperti kolam biasa. Tapi pemandangan disekitarnya sungguh bisa untuk dipandangi sambil duduk santai bersama teman-teman.

Sepulang dari Curug dan Telaga itu sungguh kesejukan yang saya dapat. Tidak sia-sia saya kesana, dan suatu saat saya ingin kesana untuk melihatnya lagi . . .

Di bikin indah

“ku kan selalu merindukanmu, jangan ada kata berpisah ”

sepetik lirik lagu dari Bunga citra lestari bersama Christian Bautista (Tetaplah Di Hatiku) yang menjadi salah satu harapanku saat itu.

Perpisahan memang begitu banyak memberikan pelajaran dalam hidup seseorang, terutama aku. Sekian lama bersama, kuran lebih dua tahun, ternyata belum cukup memberikan bukti bahwa kebersamaan itu sehat adanya. Seringkali kebersamaan itu malah menjadikan kami sama-sama merasa tersakiti (secara tidak sadar).

Impian tentang masa depan tak lagi indah apabila gejolak hati dan perasaan sedang tidak karuan atau labil. Tidak ada gunanya berangan-angan atau sekedar berniat tapi tanpa tindakan atau sikap yang nyata. Tidak ada gunanya berkata-kata panjang lebar, tanpa ada bukti bahwa seseorang itu ikhlas menyayangi kita. Kata-kata indah memanglah bermakna dan membuat hati tenang, tapi tindakan nyata dan benar-benar jujur ikhlas, itu lebih utama.

Kenangan bersama pasti selalu diingat. Entah sampai kapan. Mungkin sampai mata ini tertutup untuk selamanya suatu saat. Kebersamaan yang memberikan banyak arti hidup, berbagai warna kehidupan, yang hanya kita yang bisa memahaminya, bukan orang lain.

Pantai Ketapang Indah

Begitu indah wujudmu hingga aku tak bisa melupakan kenangan dan segalanya saat di tempat itu. Pantai yang memberikan setitik kenangan tentang makna cinta atau apalah itu artinya.

Perpisahan memang menyakitkan tapi memberi bayak pelajaran tentang arti hidup dan begitu luas dan masih panjang perjalanan hidup manusia.

Begitu pula pantai indah ini, luas pantai yang tak terbatas sehingga kenangan kami tak akan terlupakan begitu saja.

Semoga suatu saat Aku dan Engkau bisa bertemu (lagi) di pantai ini…

Memulai kembali

Udah lama rasanya ga pernah buka ini , udah ga pernah posting ga pernah cerita atau sekedar nulis ga penting di blog.

Biasa lah, rasa malas selalu bergelayut dalam diri saya. hihihi….

Sekarang jadi pengen nulis lagi, pengen curhat lagi. Udah ga ada yang setia dicurhatin sama saya . . . wakakakak ga diiiink

yuuuuk lah mulai berbagi cerita . . . .

Sekedar Jalan-Jalan . . .

Ini bermula dari pesan sms yang saya terima dari estiko yang mengabarkan bahwa ada salah satu teman kami yang akan berangkat ke Jogjakarta (saya gak tau untuk kepentingan apa, karena saya ga nanya).
Estiko bilang “mbok koe rep melu ya melu,tapi aku rabisa melu” (kalau kamu mau ikut ya sanah ikut, tapi saya gak bisa ikut). Lah trus piye?
Yasudahlah, aku mikir sik . . .
Sore harinya mas Pradna sms diriku boleh ikut ke Jogloabang .
asik asik asiiiiik (yahoo) (funkydance)

Besoknya, 10 November 2010 (hari pahlawan boooo) dengan kereta Logawa pagi jam 6.00 meluncuuur ke Jogjaaaa . Perjalanan kedua kali menggunakan kereta api bagi saya (haha) karena gak pernah pake alat transportasi ini selama hidup saya. Ternyata saya gak mabokan yah? hihihi

Sampe di Jogja aku mah ngikut aja deh, yang penting nyampe dengan selamat . Ngikutin kangmas Pradna aja lah mo naik busway kek,mo naik becak kek, mo naik andong kek, idem wae laaaaah . . .

akhirnya aku nyampe juga di Jogloabang juga, Alhamdulilaaaah Ya Alloh Maha Pelindungku…
Ga ada yang aku kenal disini, yang tau cuma mas Pradna sama Demang Suryaden. Yang lain mah aku cuma angguk angguk,senyum senyum, haha hehe gak jelas… sok kenal gitu aku,daripada kaya orang bingung dewekan . . .

Trus disini ngikut aja sama relawan bencana merapi disini, Kemana mereka pergi trus aku di ajak ya ikuuuuuut deh . . jadi liat pengungsian kaya gimana, dikit2 bantu . . bantu nimbrung, hehe

Malemnya aku mandi, keramas, bersih bersih dah, soalnya bau keringet jueeee . . bau pisannn . . .(geleng-geleng) . . .
sambil ngeringin rambut di hair dryer alias kipas angin, aku ikut dengerin mas-mas sama bapak-bapak curcoL.. (ngobrol) soal Merapi, dll . . .
Mereka ketawa, aku ikutan ketawa . Tapi mereka gak nangis, jadi aku ga ikutan nangis . . . :-)

Truuuuuuuuuus malemnya jalan jalan deeeeeeeh
ya mo gimana lagi, aku cewek satu satunya disini . . . mendingan ikutan deh . . .

Jogja malem sepi, ga kaya biasanya. mungkin sejak Merapi kaya gini terus kali yah? Malioboro aja jam 10 udah sepi . . . jan jan jannnnn

trus pulang malem, eh pagi dink… wong jam satu . .

Bobo puLessssss